Kamis, 25 September 2014

BlackBerry Klaim BBM Tak Mudah Diretas

BlackBerry mengklaim bahwa kemungkinan aplikasi olah pesan, BlackBerry Messenger (BBM) terkena dampak ancaman bahaya peretasan akibat Heartbleed sangat kecil. Perusahaan asal Kanada itu mengaku sistem keamanannya sulit ditembus oleh penjahat siber. Informasi Penting
BlackBerry Klaim BBM Tak Mudah Diretas

Senior vice president BlackBerry, Scott Totzke, tak menampik apabila BBM juga bisa terkena dampak dari ancaman celah keamanan Heartbleed. Namun lebih lanjut ia menambahkan, kemungkinan tersebut sangat kecil.

Pasalnya, teknologi sistem keamanan BlackBerry dirancang untuk sangat sulit ditembus oleh seseorang yang ingin mengeksploitasi jaringan untuk mencuri data atau melakukan serangan lainnya. Kemungkinan penjahat siber bisa membobol mengharuskan ketepatan waktu yang sangat presisi untuk mengambil keuntungan dari dampak Heartbleed.

"Hanya serangan yang cukup kompleks dan harus pada waktu yang tepat, dengan kemungkinan yang amat kecil," kata Totzke seperti dikutip dariSoftpedia, Senin (21/4/2014). 

Kendati demikian, pada pekan lalu ia mengatakan akan tetap memberikan update terbaru untuk menambal celah keamanan pada BBM untuk Android dan iOS yang terjadi akibat Heartbleed. Update BBM untuk Android dan iOS tersebut sudah bisa diunduh di Google Play Store ataupun Apple App Store.

Sabtu, 20 September 2014

Microsoft Ubah Nama Divisi Handset Nokia

Akuisisi divisi Devices dan Serives Nokia oleh Microsoft akan ditutup pada bulan ini. Salah satu perubahan pasca selesainya akuisisi tersebut ialah nama bisnis handset Nokia setelah menjadi milik Microsoft yaitu Microsoft Mobile Oy. Berita Terbaru
 Microsoft Ubah Nama Divisi Handset Nokia

Hal ini terungkap dalam surat yang dikirimkan Microsoft kepada sejumlah perusahaan, untuk menginformasikan mengenai penutupan akuisisi. Perusahaan juga mengirim surat kepada sejumlah perusahaan yang bekerjasama dengan divisi Devices dan Services Nokia.
 
"Harap dicatat bahwa pada saat penutupan transaksi antara Microsoft dan Nokia, nama Nokia Corporation/Nokia Oyj akan berubah menjadi Microsoft Mobile Oy. Microsoft Mobile Oy adalah nama badan hukum yang digunakan untuk VAT ID dan untuk penerbitan faktur," tulis Microsoft dalam suratnya. Demikian seperti dikutip dari Phone Arena, Senin (21/4/2014).
 
Kendati demikian, persyaratan dan ketentuan yang sebelumnya diterapkan oleh Nokia saat masih menjadi pemilik bisnis Devices dan Services, tidak akan berubah.
 
Selain itu, Microsoft juga memberitahu bahwa sejumlah rekanan bisnis handset Nokia akan tetap menjadi pemasok untuk bisnis Nokia lainnya seperti NSN, HERE, atau Advanced Technologies. Mengenai persyaratan dan ketentuan akan diatur secara langsung oleh Nokia.

Senin, 15 September 2014

Bos BlackBerry Berambisi Produksi Tablet

CEO BlackBerry, John Chen, dikatakan sangat menyukai dan menginginkan perusahaannya kembali menjual perangkat komputer tablet. Perusahaan asal Kanada itu dirumorkan tengah menyiapkan suksesor dari BlackBerry Playbook. Klik Disini
Bos BlackBerry Berambisi Produksi Tablet

Kendati penjualan komputer tablet BlackBerry pertama, yakni BlackBerry Playbook, sangat tidak memuaskan karena banyaknya kekurangan, perusahaan diperkirakaan akan merilis tablet terbarunya dengan berbagai peningkatan.

Presiden Enterprise BlackBerry, John Sims, memperkirakan tablet terbaru BlackBerry akan menjadi populer dan menggebrak pasar. Perusahaan yang dulu bernama Research In Motion (RIM) itu masih tergiur dengan pangsa pasar yang akan didapat dari bisnis komputer tablet. 

"Kami melihat ada nilai di perangkat tablet, dan saya katakan kepada Anda bahwa John Chen sangat menyukai ide pembuatan tablet," jelas Sims seperti dikutip Ubergizmo, Kamis (21/4/2014). Namun ia sendiri tak menjelaskan bakal seperti apa konsep tablet terbaru yang akan dirilis BlackBerry.

Sebelumnya diwartakan bahwa BlackBerry melakukan kerja sama dengan perusahaan berbasis kesehatan, Nanthealth, untuk membuat perangkat khusus medis. Kabar tersebut tak menjelaskan apakah BlackBerry akan membuat perangkat tersebut lewat mitra Foxconn, namun itu bisa saja terjadi.

Rabu, 10 September 2014

Ini Spesifikasi Moto E?

Moto X dikabarkan akan menjadi smartphone terbaru Motorola yang dibanderol dengan harga terjangkau. Informasi terbaru mengenai smartphone ini kembali terungkap. Informasi Penting
 Ini Spesifikasi Moto E?

Dilansir Phone Arena, Senin (21/4/2014), Moto E disebut memiliki layar sentuh 4,3 inci (720p), prosesor dual-core 1,2GHz, RAM 1GB, memori internal 4GB, baterai 1900 mAh, dan kamera belakang 5 megapiksel. Namun belum diketahui apakah smartphone ini akan dilengkapi dengan slot kartu microSD.
 
Spesifikasi lainnya yang diketahui adalah hadir dengan sistem operasi (OS) Android 4.4.2. Moto X memiliki ketipisan 6mm, cukup berbeda dengan smartphone harga terjangkau yang biasanya cenderung memiliki bodi lebih besar.
 
Motorola diprediksi akan meluncurkan Moto E di pasar Amerika Latin dengan harga USD230 atau setara Rp2,6 juta. Namun belum diketahui kepastian waktu peluncurannya.

Jumat, 05 September 2014

Nike Fuelband Ditutup, Karyawannya Pindah ke Apple?

Perusahaan produksi perangkat olahraga, Nike, menutup divisi perusahaan yang memproduksi perangkat olahraga Fuelband. Penutupan ini diduga ada kaitannya dengan Apple. Berita Terbaru
Nike Fuelband Ditutup, Karyawannya Pindah ke Apple?

Penutupan divisi perusahaan Nike ini memang sudah diperdebatkan selama berbulan-bulan oleh petingginya. Alasannya, margin penjualan Nike Fuelband rendah dikarenakan harganya yang tinggi. Nike mengaku tak mendapat untung banyak dari penjualan Fuelband ini.

Namun sekarang ini, seperti dilaporkan Ubergizmo, Senin (21/4/2014), para staf yang di-PHK karena penutupan pabrik Fuelband dikabarkan akan pindah ke perusahaan Apple. Lebih tepatnya, ke divisi proyek pengerjaan iWatch.

Petinggi-petinggi Nike kabarnya memiliki hubungan yang baik dan dekat dengan CEO Apple, Tim Cook. Kemungkinan adanya kerja sama, atau bahkan pengakuisisian Fuelband oleh Apple itu mungkin terjadi. Bahkan sebelum-sebelumnya beberapa tim ahli yang bekerja di Nike Fuelband sudah pindah ke proyek smartwatch Apple. Kendati perusahaan yang bermarkas di Cupertino itu tak membuat pernyataan apapun.

Terlebih lagi, bos Apple juga pernah mengatakan sebelumnya bahwa Apple akan merambah kategori baru di pasar dunia di luar ponsel dan tablet.

Senin, 25 Agustus 2014

Ambisi Samsung Buat Produk Hebat

Kedigdayaan Samsung di ranah teknologi tidak diragukan lagi. Raksasa elektronik asal Negeri Ginseng ini berambisi ingin mengintegrasikan hardware dan software perusahaan untuk membuat produk hebat bagi konsumen. Handphone Komputer
 Ambisi Samsung Buat Produk Hebat

Di samping operasi (OS) Android, Tizen dan layanan streaming musik Samsung, Milk Music, menyedot perhatian belakangan ini. Presiden Media Solutions Center Samsung, Wonpyo Hong, turut menyinggung Milk Music dan sejumlah hal lainnya seperti Tizen, saat melakukan wawancara dengan Wall Street Journal.
 
Hong mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk berbicara soal kesuksesan Milk Music. Sejauh ini, layanan tersebut telah diunduh 380 ribu orang dan penggunaanya terbatas hanya untuk perangkat Galaxy.
 
Namun Hong mengatakan, Samsung ingin memperluas kehadiran Milk Music di jajaran ponsel dan tablet perusahaan.
 
Adapun mengenai Tizen, dia mengakui bahwa OS mobile tersebut adalah salah satu platform yang ingin ditawarkan perusahaan dari sejumlah pilihan software. Namun Hong menekankan bahwa Samsung ingin menawarkan sebuah platform umum untuk peralatan mobile, televisi, dan rumah.
 
"Saya tidak terlalu berpikir bahwa nama Tizen adalah brand penting untuk konsumen. Mengintegrasikan software dengan hardware untuk membuat sebuah produk hebat adalah yang kita ingin komunikasikan dengan konsumen," jelas Hong, seperti dilansir Phone Arena, Senin (21/4/2014).
 
Secara keseluruhan, Hong menekankan bahwa yang terpenting bagi Samsung sebagai perusahaan hardware adalah menggunakan software untuk memberikan nilai lebih dalam perangkat Samsung.

ATSI Dorong Revenue Telko Melalui Layanan Data

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (A TSI) menggelar seminar telekomunikasi  bertajuk “Monetisasi Layanan Data Operator dan Perbankan”. Klik Disini
ATSI Dorong Revenue Telko Melalui Layanan Data

Seminar ini menghadirkan para ahli dari berbagai industri telekomunikasi terkait bagaimana memonetisasi layanan data. Sehingga, perusahaan telko di Tanah Air bisa memperoleh pemasukan (revenue) yang maksimal, selain melalui layanan voice maupun SMS.

Alexander Rusli, Ketua Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) mengatakan, perusahaan telko ingin mendorong, menyediakan layanan menarik melalui penggunaan smartphone yang perkembangannya pesat di Indonesia. "Bagaimana kita ingin mengundang, ajak customer untuk menggunakan data lebih banyak," kata Alexander di gedung serba guna Kominfo, Jakarta, Senin (21/4/2014).

Saat ini, menurutnya, perusahaan telko harus dapat meningkatkan layanan data atau transisi ke 'data friendly' untuk pelanggan. "Operator cari jalan, line revenue lainnya (untuk menciptakan profitabilitas)," tambahnya.

Perusahaan telko juga dapat menggandeng para content provider (CP). Sehingga, industri kreatif digital juga semakin kaya dan memberikan manfaat bagi pelanggan. Selain itu, perusahaan juga bisa menawarkan mobile advertising digital atau mobile money.

"ATSI menunjang program pemerintah, layanan voice, SMS dan broadband untuk seluruh rakyat. Kita menunjang industri yang sehat," tuturnya.

Profitabilitas melalui layanan digital ini diharapkan terus tumbuh dan berkembang untuk jangka panjang. "Kita terus kerjasama dengan Kominfo dan BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia)," imbuhnya. Ia juga berharap, regulasi yang dibuat bisa lebih memajukan industri kreatif digital maupun industri telekomunikasi.